Tawaf Umroh dengan Khusyuk Mulai dari Niat hingga Doa Pilihan
Tawaf umroh merupakan salah satu rukun utama dalam pelaksanaan ibadah umroh yang tidak bisa ditinggalkan. Ibadah ini dilakukan dengan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali putaran, dimulai dari Hajar Aswad dan berakhir di titik yang sama. Agar thawaf menjadi sah dan penuh keberkahan, penting untuk melaksanakannya dengan khusyuk sejak niat hingga bacaan doa.
Niat Tawaf Umroh
Thawaf diawali dengan niat dalam hati untuk melaksanakan thawaf umroh semata karena Allah SWT. Niat tidak perlu diucapkan secara lisan, namun harus benar-benar hadir dalam hati sebagai bentuk kesungguhan menjalankan ibadah
Solusi Umroh Praktis 2025
Tata Cara Tawaf Umroh
- Mulai dari Hajar Aswad
Berdiri sejajar dengan Hajar Aswad, angkat tangan dan ucapkan Bismillah, Allahu Akbar. Jika memungkinkan, cium atau sentuh Hajar Aswad. - Mengelilingi Ka’bah Sebanyak Tujuh Kali
Lakukan thawaf dengan berjalan kaki, menjaga Ka’bah di sisi kiri, dan tidak menyela barisan jemaah lain. - Iztibā’ dan Raml
Bagi laki-laki, sunnah membuka bahu kanan (iztibā’) dan berjalan cepat pada tiga putaran pertama (raml). - Menjaga Kekhusyukan dan Membaca Doa
Bacaan doa saat tawaf boleh menggunakan doa-doa dari Al-Qur’an atau doa pribadi yang penuh pengharapan dan keikhlasan.
Doa Pilihan Saat Tawaf
Di antara doa yang sering dibaca:
“Rabbana atina fid-dunya hasanah, wa fil-akhirati hasanah, wa qina ‘adhaban nar.”
Artinya: Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka.
Menjalankan thawaf umroh dengan khusyuk membantu memperdalam hubungan spiritual antara hamba dan Tuhannya. Dengan niat yang lurus, tata cara yang benar, serta doa yang tulus, insyaAllah tawaf menjadi amal yang penuh pahala.