pembelahan bulan makkah

Pembelahan bulan Makkah adalah salah satu mukjizat paling menakjubkan yang pernah disaksikan langsung oleh penduduk kota Makkah. Peristiwa ini terjadi di dekat Jabal Abu Qubais, gunung tertua yang berdiri kokoh di jantung kota suci. Bahkan, kejadian luar biasa ini diabadikan langsung oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an sebagai bukti kenabian Rasulullah SAW yang tidak terbantahkan.

Jabal Abu Qubais Makkah sebagai Gunung Tertua

Jabal Abu Qubais terletak tepat di sebelah timur Masjidil Haram, menjadikannya salah satu gunung paling dekat dengan Kakbah. Selain itu, gunung ini dipercaya sebagai gunung pertama yang diciptakan Allah SWT di muka bumi menurut sejumlah riwayat ulama. Oleh karena itu, lokasi ini memiliki kedudukan istimewa dalam sejarah peradaban Islam sejak sebelum masa kenabian. Adapun di puncak gunung inilah Nabi Ibrahim AS dipercaya pernah menyerukan panggilan haji kepada seluruh umat manusia.

Kisah Mukjizat Nabi Muhammad SAW di Jabal Abu Qubais

Mukjizat nabi muhammad terjadi ketika kaum Quraisy menantang Rasulullah SAW untuk menunjukkan tanda kenabian yang nyata. Mereka meminta Nabi membelah bulan menjadi dua bagian sebagai bukti kebenaran risalahnya. Namun, dengan izin Allah SWT, bulan purnama yang tampak di langit malam itu benar-benar terbelah menjadi dua bagian yang terpisah jelas di kedua sisi Jabal Abu Qubais. Dengan demikian, peristiwa ini menjadi salah satu mukjizat paling spektakuler yang pernah disaksikan oleh banyak orang secara langsung.

اقْتَرَبَتِ السَّاعَةُ وَانْشَقَّ الْقَمَرُ وَإِن يَرَوْا آيَةً يُعْرِضُوا وَيَقُولُوا سِحْرٌ مُّسْتَمِرٌّ
Iqtarabatis saa’atu wansyaqqal qamar, wa iy yarau aayatay yu’ridhuu wa yaquuluu sihrum mustamirr
“Telah dekat hari kiamat dan telah terbelah bulan. Dan jika mereka melihat suatu tanda, mereka berpaling dan berkata: Ini adalah sihir yang terus-menerus.”
(QS. Al-Qamar: 1-2)

Reaksi Kaum Quraisy terhadap Bulan Terbelah Dua

Meski telah menyaksikan bulan terbelah dua dengan mata mereka sendiri, sebagian besar kaum Quraisy tetap menolak beriman kepada Rasulullah SAW. Selain itu, mereka justru menuduh peristiwa tersebut sebagai sihir belaka dan menyebarkan tuduhan itu kepada para pedagang dari luar kota Makkah. Sebab itulah, Allah SWT menegaskan dalam ayat selanjutnya bahwa kebenaran tidak akan pernah diterima oleh hati yang telah dipenuhi kesombongan dan keingkaran. Adapun para sahabat yang menyaksikan langsung peristiwa ini justru semakin kokoh keimanannya.

وَكَذَّبُوا وَاتَّبَعُوا أَهْوَاءَهُمْ وَكُلُّ أَمْرٍ مُّسْتَقِرٌّ
Wa kadzdzabuu wattaba’uu ahwaa-ahum wa kullu amrim mustaqirr
“Dan mereka mendustakan serta mengikuti hawa nafsu mereka, padahal setiap perkara telah ada ketetapannya.”
(QS. Al-Qamar: 3)

Hikmah Kisah Kaum Quraisy bagi Umat Islam

Kisah kaum quraisy yang menyaksikan mukjizat namun tetap ingkar mengandung pelajaran besar bagi umat Islam. Sebab, mukjizat sebesar apa pun tidak akan berarti tanpa hati yang terbuka untuk menerima kebenaran. Dengan demikian, keimanan sejati bukan hanya soal menyaksikan tanda-tanda kebesaran Allah, melainkan kesediaan hati untuk tunduk dan percaya. Selain itu, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keingkaran sering kali lahir dari kesombongan, bukan dari kurangnya bukti.

Menapaki Jabal Abu Qubais bersama Labbayku

Bagi jamaah umroh, mengetahui kisah pembelahan bulan makkah akan memperkaya wawasan spiritual saat berada di sekitar Masjidil Haram. Sebab, Jabal Abu Qubais yang berdiri tepat di dekat Kakbah menjadi saksi bisu salah satu mukjizat terbesar dalam sejarah Islam. Dengan demikian, setiap pandangan ke arah gunung ini mengingatkan kita pada kebesaran Allah SWT yang tak terbatas. Selain itu, kunjungi referensi resmi di quran.kemenag.go.id dan kemenag.go.id untuk informasi sejarah Islam yang lebih lengkap.

Ingin menghayati langsung jejak mukjizat Rasulullah SAW di Makkah? Kunjungi labbayku.com/paket-umroh atau follow Instagram @labbayku untuk paket umroh terpercaya bersama Labbayku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *